Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
mereka adalah anak-anak kehidupan
yang rindu akan dirinya sendiri
Walau terlahir melalui engkau .. mereka bukan darimu
Walau mereka ada bersamamu … mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu .. bukan pikiranmu.
Karena mereka pemilik pikiran mereka.
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh … bukan jiwa mereka
karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok ..
yang tak pernah dapat engkau kunjungi …
walau dalam mimpi.
Engkau bisa menjadi mereka …
tetapi jangn coba mencadikan mereka seperti dirimu
Karena hidup tak berjalan mundur
dan tidak pula berada di masa lalu.
Engkaulah busur2busur tempat anak-anakmu
menjadi anak panah yang hidup … diluncurkan.
Sang pemanah telah membidik arah keabadian …
dan ia meregangkan kekuatannya
sehingga anak0anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.
JAdikanlah tarikan tangan sang pemanah sebagai kegembiraan …
Karena ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang
maka anak-anak panah akan mencintai busur
yang telah melesatkannya dengan sepenuh kekuatan
(Khalil Gibran)







Assalamu'alaikum .. Saya Dian Candra. Kami adalah Book Advisor PT Mizan Dian Semesta, salah satu unit usaha dari Mizan Publika yang membantu keluarga muslim dalam menciptakan kegiatan belajar di rumah.


Komentar terakhir