Sejak lahir, Allah Swt. Member baju ajaib kepada kita. Baju itu menyelimuti dan melindungi semua bagian tubuh kita. Dengan baju itu, debu dan kotoran tidak masuk ke dalam tubuh. Hebatnya lagi, apabila baju itu robek, dia akan memperbaiki dirinya sendiri. Baju apa itu ? Oh, ternyata yang dimaksud baju itu adalah bagian paling luar tubuh kita yang namanya kulit. Pada bagian beberapa bagian kulit, Allah swt. Juga memberikan pelindung khusus, yaitu kuku dan rambut. Semakin lengkaplah baju ajaib kita !
Kulit kita sangatlah tipis. Bagian kulit paling tebal terdapat di bagian telapak kaki. Itu pun tebalnya hanya 5 milimeter. Walaupun tipis, ternyata banyak hal penting yang terjadi di bawah kulit kita.
Warna-warni kulit manusia
Pada kulit, terdapat zal yang bernama melanin. Zat inilah yang mempengaruhi warna kulit. Semakin banyak zat melanin, semakin hitam kulit kita.
- Orang Eropa diciptakan oleh Allah swt dengan jumlah pigmen melanin yang sangat sedikit. Karena itu, kulit mereka warnanya putih.
- Orang Negro, dari afrika atau Irian, memiliki jumlah pigmen melanin yang sangat banyak.
- Orang Indonesia memiliki jumlah pigmen melanin yang tidak terlalu sedikit, tapi juga tidak terlalu banyak.
Mengapa rambut Memutih ?
Zat melanin akan semakin berkurang seiring pertambahan usia kita. Makanya rambut nenek dan kakek kita berubah menjadi putih. Tetapi ada juga yang rambutnya sudah beruban, padahal ,mereka masih muda. Biasanya ini terjadi karena factor keturunan.
Tubuh kita akan sakit jika dicubit
Pada bagian dermis terdapat banyak saraf penerima rasa. Kita dapat merasakan sakitnya cubitan karena di permukaan tubuh terdapat penerima rasa sakit (nosiseptor). Selain itu, ada juga alat penerima usapan (mekanoseptor). Jadi, kalau lutut kita terbentur, coba deh, diusap-usap ! InsyaAllah, dalam sebentar saja rasa sakitnya akan berkurang.
Nasihat Rasul tentang rambut dan kuku :
- Memotong rambut hingga rapi
- Menggunting kuku sebelum menunaikan sholat jumat
- Tidak menyambung Rambut, seperti memakai rambut palsu atau konde.
- Tidak menutupi kuku dengan pewarna yang menghalangi air wudhu
Sumber : Ensiklopedi Bocah Muslim, Jilid 2 “ Tubuhku”







